Hari ini, Sabtu, 11 Januari 2020 aku memulai karir pertamaku sebagai driver ojek online dengan bergabung di Oke Jack, sebuah layanan ojek berbasis aplikasi online yang berasal dari kota Malang. Tujuanku mencoba karir ini adalah untuk menambah pendapatan keluarga, mengumpulkan pundi-pundi rupiah sebagai nafkah untuk anak dan istri.
Di hari pertama ini aku belum mendapatkan satu pelanggan pun. Bahkan setelah menunggu hampir empat jam. Lantas terbesit dalam pikiranku sebuah pertanyaan "Apakah masyarakat sudah mengenal layanan ojek online Oke Jack ini?" Mungkin sudah namun hanya sejumlah kecil saja. Padahal Oke Jack berasal dari Kota Malang sendiri.
Mengawali titik singgah di depan sebuah wihara atau klenteng di wilayah Kota Lama hingga satu jam aku tidak mendengar alaram tanda orderan berbunyi dari ponselku. Lantas aku mencari titik singgah lain yang banyak dikunjungi orang yaitu di sebuah pusat perbelanjaan di dekat stadion utama Kota Malang. Hingga hampir dua jam aku di sana, namun tidak satupun ada orderan masuk. Melihat kondisi cuaca yang kurang kondusif, aku memutuskan untuk berpindah tempat karena takut segera turun hujan. Dan gerimis pun menemani perjalananku sampai aku singgah berteduh di sebuah halte sembari menuliskan artikel ini. Entah tulisan ini disebut artikel atau sekedar curahan hati atau hanya catatan harian.
Aku berharap setelah ini, mungkin di malam ini atau bisa jadi hari esok, aku bisa mendapatkan orderan pertamaku. Memang tidak mudah mengawali sebuah usaha. Namanya juga usaha, maka kita memang benar-benar harus berusaha baik untuk berusaha menunggu, berusaha bersabar, berusaha mencari jalan keluar. Mudah-mudahan tulisan ini pun bisa membantu mengenalkan Oke Jack, moda transportasi ojek online asal Kota Malang ini.
Untuk teman-teman sesama pengemudi ojol Oke Jack bersemangatlah dan jangan putus berdoa agar Oke Jack dapat dikenal masyarakat dan mendapatkan cinta para pelanggan. Bravo Oke Jack!!!
No comments:
Post a Comment